Selamat Datang Di Blog Pemapar Kebathilan

Diam Diam Sinetron Tukang Bubur Naik Haji Menyesatkan

Diam Diam Sinetron Tukang Bubur Naik Haji Menyesatkan

Tadi malam saya menonton sinetron Tukang Bubur Naik Haji dan saya sangat kecewa karna senetron yang saya sukai tersebut semakin lama semakin banyak salahnya.
Kesalahan kesalahan dalam Film Film Indonesia sebenarnya penyebabnya hampir sama,dan kesalahan kesalahan Film Film Indonesia juga sama,yaitu banyaknya salah pengucapan dan tidak fahamnya kepada islam atau aliran islam itu sendiri.
Saya disini dan saat sekarang tidak bisa menjelaskan apa saja kesalahan dalam Film Film Bernuansa Islam Di Indonesia atau Kesalahan dalam Sinetron Sinetron Indonesia secara lengkap dan gamblang.
Secara singkat kesalahan yang sering terjadi,dan boleh dibilang semua perfilman indonesia masih sangat tidak fasih menyebut lafadh lafadh arab,seperti contohnya menyebut "ustadzah" dengan "ustazah","adzan" dengan "azan","ramadlan" dengan "ramadan","dhuhur" dengan "zuhur" dan banyak yang lainnya.
lebih parahnya,tadi malam dalam sinetron Tukang Bubur Naik Haji mengatakan bahwa melakukan Haji bukanlah wajib,akan tetapi hanya lebih baik.
hal itu sangat salah.
Haji itu jelas hukumnya wajib.
Haji adalah rukun islam yang ke5.orang yang belum melaksanakan ibadah haji berarti masih belum sempurna islamnya apabila dia memang sudah mampu melaksanakan haji baik dalam segi ekonomi maupun  jasmani.
kewajiban haji itu bisa hilang/tidak mengamal lagi apabila ada unsur ketidak mampuan atau sudah pernah melaksanakannya.
haji yang kedua,ketiga dan seterusnyalah yang mempunyai hukum sunnah,namun haji yang pertama adalah wajib.
Sedangkan yang dibahas di Sinetron Tukang Bubur Naik Haji adalah haji yang pertama yang hendak dilakukan oleh pak ustadz di Sinetron Tukang Bubur Naik Haji waktu sedang berdialog dengan si kardun.
Jadi menurut saya,Sinetron Tukang Bubur Naik Haji perlu merubah dan diperbaiki lagi.
Semoga saja postingan "Diam Diam Sinetron Tukang Bubur Naik Haji Menyesatkan" ini dibaca oleh orang orang yang bersangkutan "itulah harapan Pemapar Kebathilan"

179 komentar:

  1. Anonim19:34

    Tidak dapat dijadikan contoh yang baik terhadap beberapa lakon atau peran yang dapat memberikan warna islam secara kafah adalah sbb; beberapa contoh kesalahan fatal yang menyimpang dari syariat Islam adalah tidak adanya peran tokoh agama yang dibintangi ustadj jakaria maupun pak sultoni dan H.Sulam Sendiri yang menegur dan mempermasalahkan kebersamaan H/Muhidin dan Tia yang hidup layaknya suami istri dalam satu rumah dengan status yang tidak jelas (bukan muhrim), dan status kawin kontrak antara Romlah dan Kardun, dan yang terakhir adanya peran suami istri antara rere dan ramdani, antara mahmud dan atika, antara roby dan rumana yang berada dalam satu ruangan/kamar tidur yang kondisi sejatinya bukan muhrim, walau apapun motivasinya tetap saja haram karena sudah melanggar sariat islam.

    BalasHapus
    Balasan
    1. sip kasih tau sutr dara produser langsung, biar mreka mengerti,jdi klo media ini cuma buat kritik tnpa gerakan dan niat baik ya gak berubah yakan semua sinetron jg ada hal yg kurang,krna pelakunya masih manusia mungkin jg ber agama lain,contoh maria ontu sering ber peran islan tpi dia bukan muslim .jdi untuk yg memeng mampu mengkritik dampingi pembuat sineas agar tak salah

      Hapus
    2. kalo memang anda punya pendapat seperti itu ya anda jangan hanya koment ke sinetron tukang bubur naik haji, tapi koment semua perfilman yang ada didunia, karna setiap film adalah menceritakan suatu kehidupan yang mana menceritakan sebuah keluarga,,,ada pernikahan, ada percintaan. toh film tukang bubur naik haji masih memiliki batas-batasnya. saya tidak suka dengan koment anda.

      Hapus
    3. Jempol buAt bambang rianto...

      Hapus
    4. Jempol buat agan bambang rianto...

      Hapus
    5. orang" pd banyak cocot, brani komentar tp gg da hasilnya.
      lbh baik diam dr pada bersuara dn berargument cuma BODO alis Bisa Omong DOank....
      situ ngasilin apaan bwt indonesia, malah komentar film rakyat.

      Hapus
    6. Anonim23:30

      Sbaiknya introspeksi diri trlebih dahulu sbelum menyampaikan kritik ,karna pmahaman sperti itu cm kulit aja..sudah benar 100% kah atau belum :-)

      Hapus
    7. Anonim, Sok tau..!!!! sebaiknya otak anda diperiksakan dulu.. mugnkin ada suatu keanehan di otak anda, mungkin juga di hati dan pikiran anda, karena anda tidak bisa menyimak dengan baik akan hal2 yang baik dicontohkan dalam sinetron itu, klo soal pengucapan, siapa sih yang paling fasih menyebutkan bunyi2 al'quran???? saya kira tak ada satupun di dunia ini, jadi itu wajar, dan adegan2 itu saya kira normal2 saja, ga ada yang melanggar norma2 etika di masyarakat, ya kalau hal serumah atau yang lainnya, semua itu kan berdasarkan alur cerita, mungkin anda baru pulang mabuk trus hanya sepintas melihat adegan sinetron itu, tanpa tau jalan ceritanya, jadi lain kali kalau ga tau jalan ceritanya jangan komentar yang ga2 deh, mungkin malah anda yang akan meracuni dan menghasut banagsa ini agar lebih tertarik melihat hal2 yang buruk ya??????????? sama seperti anda, Sampah...!!!!!!!!

      Hapus
    8. Anonim04:06

      Anonim, saya tidak berkomentar banyak, sebaiknya anda periksakan dulu otak anda.!!!! sepertinya ada yang konslet di otak anda.

      Hapus
    9. udin08:42

      Orang yang banyak omong itu sebenarnya orang yang gak tau, taunya cuma ngomong saja tapi gak pernah ada hasilnya, lidah orang jawa itu gak sama dengan orang selain jawa, jadi kalau melafalkan kalimat ya jelas berbeda. coba saja ke Jepang sana apa bisa melafalkan kalimat kaya lafalnya orang jawa, trus ke arab sana gak ada yang sama jadi cuma ongdo "omong doang gak pernah mikir kaya cak lontong". trus adegan dalam sebuah rumah tangga kalau harus dengan muhrimnya, berarti pemain sinetron itu harus diperankan oleh satu keluarga mulai dari nenek sampai cucu memangnya mau KKN, jadi ngomong itu dipikir dulu baru njeplak mulutnya.

      Hapus
    10. Anonim17:44

      tahukah anda kalo mereka itu dalam kamar nggak cuma berduaan aja, ada kru sinetron banyak sekali di depan mereka yg sedang mengambil gambar. kondisi riil mereka bukan suami istri dan melanggar syariat Islam, klo macem itu nggak usah bikin sinetron.

      Hapus
  2. Anonim17:29

    ane setuju banget sama ente bro, soalnye yg ane alami ne real alias nyata dampak negatifnye, pacar ane kseringsan nonton ntu sinetron otak nye rada-rada korslet, sikap nye makin aneh ribet, gampang emosi, sulit dimengerti.. pas ane tegor jgn nonton ntu sinetron eh dia marah2 ma ane, sinetronnya bagus ceritanya real tentang kehidupan nyata.. otak pacar ane sdh keCuci kali yee..hehehe

    BalasHapus
    Balasan
    1. Anonim04:08

      otak ente tu yang perlu di cuci.!!!!!!

      Hapus
    2. tbnh itu bagus sinetronnya mengajari kita hal hal yang baik dari negativ ke positiv terus kalau anda mau mengkritik tentang tbnh sebaiknya anda harus berfikir apakah anda salah atau tidak dalam berkomentar,kalau itu membuat orang marah berarti anda sdh melakukan dosa apakah anda tau kalau para penggemar tbnh itu marah atau tidak,kalau anda tidak tahu sebaiknya menghargai para penggemar tbnh karna kita sesama ciptaan allah tidak boleh saling mengejek atau saling tidak menghargai usaha orang

      Hapus
  3. Anonim05:04

    iya bener tuh. apalagi penggemarnya paling banyak ibu-ibu, ya pasti anaknya juga ikut nontonlah, padahal mereka masih "DI BAWAH UMUR". kata-kata kasarpun kerap mereka dengar dan akhirnya mereka mengikutinya. sungguh tidak layak untuk di contoh

    BalasHapus
  4. Anonim06:00

    setuju, yg paling sering keluar tuh kata "PA". trllu kasar.

    BalasHapus
  5. Anonim02:24

    ya gitu dech klu sinetron di panjang panjangin, direka reka sampai malah ber-season, jadi kemana mana ceritanya kaya kehabisan ide trus keluar dari tema dan gak nyambung lagi

    BalasHapus
  6. Anonim11:55

    Yow, aq stuju ama smuanya dah... Dari yang menyimpang Syariat, Brain Laundry, bukan tontonan anak2, kata2 kasar & cerita melenceng dsb... Lagian ga bakal ada ending nya tuh kalo dipanjang2in ceritanya cuma gara2 naikin Rating, mau dibawa kemana coba jalan ceritanya?? Lha wong Tukang Buburnya aja udah Naik Haji, ya udah cuma sampe situ doank...

    BalasHapus
    Balasan
    1. sudah tamatin aja sinrtron ini mulay ngawur ceritany

      Hapus
    2. ahmad17:13

      Ganti dgn sinetron "tukang koment naik pitam"

      Hapus
  7. Anonim07:06

    sinetron tukang bubur naik haji kl memang mau menggunakan syariat islam ya yang bener tp kalau ndak ya lebih baik seperti sinetron yang biasa aja dech

    BalasHapus
    Balasan
    1. Anonim18:57

      klo gag suka film tbnh, ya gag usah ditonton,,, gtu aja kok repot

      Hapus
  8. Buat semua yang sudah berkomentar saya ucapkan terima kasih banyak.dan maaf saya baru bisa balas komentar anda

    BalasHapus
  9. Anonim08:57

    ga ada yg bisa dicontoh.dr cara bicara seorang haji spt muhidin.cara berhijab spt nafisah yg kelihatan under wear rumana yg msh trlihat lekuk tubuh atikah yg kata2 dn kelakuannya minus sampai mamih soimah yg kalau duduk angkat kaki.semuanya ga mencerminkan adat dan budaya islami.cenderung melecehkan agama.lebih cepat dihentikan sinetron tbnh ini.itu lebih baik.trimakasih

    BalasHapus
    Balasan
    1. Anonim21:03

      Stuju skali bro....dibrentiin aja tuh sinetron..lagian tukang buburnya khan udah mati diarab sono...klo mo bagusan lg yah ..tuh muhidin dimatiin aja skalian..ora mendidik blas..haji kok gitu..tdk pernah punya malu dia..

      Hapus
    2. Anonim20:24

      ganti aja sama mak ijah pengen ke mekah, hehehe

      Hapus
    3. Tabee.. film itu tujuanx menghibur. Tapi didalamx terkandung sisi positif dan sisi negatif, kita sebagai penonton yg pintar (TIDAK BODOH) film itu bisa di jadikan pembelajaran hidup, apalgi sbg orang tua saat anak menonton film sebaikx ditemani, krn ketika ada hal positif sebaikx diberikan motivasi serta dukungan dan malah sebalikx ketika ada hal yg sifat negatif ato menyimpang maka berilah arahan2 agar anak menjauhix. Itu baru bisa dibilang penonton yg pintar dan bijak, bukan malah menyalahkan filmx dan menjelek2 adeganx mana kreatifitas anda sebaik warga Indonesia yg tidak BODOH !!! Ingat film itu pada dasarnya bersifat menghibur, klo tdk mau di hibur oleh film sebaiknya tdk usah punya televisi...

      Hapus
    4. Tabee.. film itu tujuanx menghibur. Tapi didalamx terkandung sisi positif dan sisi negatif, kita sebagai penonton yg pintar (TIDAK BODOH) film itu bisa di jadikan pembelajaran hidup, apalgi sbg orang tua saat anak menonton film sebaikx ditemani, krn ketika ada hal positif sebaikx diberikan motivasi serta dukungan dan malah sebalikx ketika ada hal yg sifat negatif ato menyimpang maka berilah arahan2 agar anak menjauhix. Itu baru bisa dibilang penonton yg pintar dan bijak, bukan malah menyalahkan filmx dan menjelek2 adeganx mana kreatifitas anda sebaik warga Indonesia yg tidak BODOH !!! Ingat film itu pada dasarnya bersifat menghibur, klo tdk mau di hibur oleh film sebaiknya tdk usah punya televisi...

      Hapus
    5. Anonim09:42

      Tabee.. film itu tujuanx menghibur. Tapi didalamx terkandung sisi positif dan sisi negatif, kita sebagai penonton yg pintar (TIDAK BODOH) film itu bisa di jadikan pembelajaran hidup, apalgi sbg orang tua saat anak menonton film sebaikx ditemani, krn ketika ada hal positif sebaikx diberikan motivasi serta dukungan dan malah sebalikx ketika ada hal yg sifat negatif ato menyimpang maka berilah arahan2 agar anak menjauhix. Itu baru bisa dibilang penonton yg pintar dan bijak, bukan malah menyalahkan filmx dan menjelek2 adeganx mana kreatifitas anda sebaik warga Indonesia yg tidak BODOH !!! Ingat film itu pada dasarnya bersifat menghibur, klo tdk mau di hibur oleh film sebaiknya tdk usah punya televisi...

      Hapus
    6. Anonim09:43

      Tabee.. film itu tujuanx menghibur. Tapi didalamx terkandung sisi positif dan sisi negatif, kita sebagai penonton yg pintar (TIDAK BODOH) film itu bisa di jadikan pembelajaran hidup, apalgi sbg orang tua saat anak menonton film sebaikx ditemani, krn ketika ada hal positif sebaikx diberikan motivasi serta dukungan dan malah sebalikx ketika ada hal yg sifat negatif ato menyimpang maka berilah arahan2 agar anak menjauhix. Itu baru bisa dibilang penonton yg pintar dan bijak, bukan malah menyalahkan filmx dan menjelek2 adeganx mana kreatifitas anda sebaik warga Indonesia yg tidak BODOH !!! Ingat film itu pada dasarnya bersifat menghibur, klo tdk mau di hibur oleh film sebaiknya tdk usah punya televisi...

      Hapus
  10. Anonim09:03

    yg bagus menurut ane iklannye gan.hmm

    BalasHapus
  11. Umar05:13

    kalau melihat secara syar'i,memang sinetron tukang bubur naik haji banyak yang salah,namun kalau saya sendiri sangat menyui pemainnya,Citra Kirana itu lo.. Masya Allah..kalau dia dididik dan benar benar menjadi muslimah yang shalihah,lantas dijadikan istri,sempurnah deh hehehehe..
    sayang hal itu hanya lamunan.
    tapi menurut saya postingan anda sangat bagus,bisa memberikan pelajaran yang berharga buat mereka yang masih belum faham akan salahnya sinetron atau film film yang beredar di Indonesia,dan sangat bermanfaat pula buat saya pribadi. syukran katsiran akhi

    BalasHapus
  12. haloooo kritik saran semua benar cuma semua masih bisa dimklumi ,karenanya biar gk ada yag salah jangan bisa komen datang sutradara kasih tau aturanya biar di perbaiki ,,pelaku hanya ikuti krip adegan yg buat jg bukan ustad tapi para kreatip ,segitu juga niat nya baik,,nuntuk "naik haji benar hukumnya wajib, untuk siapa?????????????????????? mas jangan bikinntulisan gede gde kalo lum paham islam ... maluuuuuuuuu .


    BalasHapus
  13. semua komentar saya setuju banget,,tapi musti di ingat mereka cuma pemeran yg mengikuti trankrip peran,,jika ingin membangun ,, semua yg merasa mampu agar partisipasi langsung ke produser atw sutradara,,agar bisa disesuaikan dengan aturan islam yang benar sesuai dngan tuntunan akidah kaidah islam..niat pelaku sinetron sudah baik dari semua yg terkait itu juga tetap harus di hargai,, dan utnu kata kata menyesatkan penulis diatas mohon pelajri lagi islam yg benar jgn jadi profokator sangat tidak baik untuk persatuan umat islam,,, ""NAIK HAJI MEMANG HUKUM NYA WAJI"", (sangat benar) tapi untuk siapa????? ( bila mapu) Islam itu damai tidak menghujat dan menyalah kan tapi tuntunan menuju kebenaran, semoga ini dapat jadi wacana

    BalasHapus
    Balasan
    1. Santi08:39

      Jempol untuk anda

      Hapus
    2. Mas eko,siiip.....GOOD!!!!

      Hapus
    3. Sip buat MAS EKOO...!!!

      Hapus
    4. Sip MAS EKO.....!!!

      Hapus
  14. Anonim05:45

    saya setuju dengan pendapat mas eko...tolonglah bercermin dulu sebelum memberi koment pd orang lain...apa kalian sudah merasa sempurna?????? ingat didunia ini tidak ada yang semourna kecuali ALLAH SWT, jangan pernah menyombongkan diri sendiri, mentang-mentang kalian semua mengerti syariat islam...coba kalian semua bayangkan kalo kalian jadi pemain tukang bubur naik haji atau bahkan salah satu crew, sutradara, produser, atau apa lah, dikoment seperti ini, apa yang kalian rasakan ????? sakit ??? marah ???? dendam ato apa....??????
    manusia bisanya hanya melihat kelemahan orang lain tp tidak pernah melihat kelemahannya sendiri.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Anonim05:16

      eits....biasa aja kli, postingan ini tujuan nya hanya untuk saling mngingatkan....klo yg salah g diingetin sama aja ngbiarin orang itu salah terus......

      kritik itu jgn dianggap sbgai kalimat yg merndahkan, kritik itu klo ditrima dngn akal sehat justru sifatnya mnolong, mmbantu, supaya nanti lebih lebih bagus lgi, jdi, klo film indonesia pngn lebih bagus lgi para sineas harus bisa terima kritik.........

      kritik saya buat film ini sih, lebih baik scpatnya dihntikan....
      cari kerjaan lain lah klo gbisa bikin film mah........film geje

      Hapus
    2. Amril07:26

      bukan merasa paling benar atau merasa paling ngerti syariat Islam....tapi kalo kita tahu itu salah kenapa didiamkan....toh kita tahu itu kesalahan yang secara umum dilakukan yang gak perlu orang pinter agama bisa melihatnya....apakah salah untuk mengajak seseorang pada KEBAIKAN ?.... jawab dengan bijak bukan dengan arogan.....

      Hapus
    3. Anonim07:07

      kritik saya buat film ini sih, lebih baik scpatnya dihntikan....
      cari kerjaan lain lah klo gbisa bikin film mah........film geje

      INIKAH YG NAMANYA KRITIK.......
      Ada yg jahat marah2 atau apa kan memang seperti dikehidupan sehari2..
      Agar kita bisa NGACA ..
      Tu ja deh..
      tapi kalo bisa ngarti tu ja udah bisa mikirr.

      Hapus
    4. Anonim12:45

      Ente koment kyk gtu.. Apa ente juga udh bercermin??
      Santai aja keless.. biarkan mereka berkomentar sesuai pengertian mereka.. klo ada yg slah mnrut kita.. kita ckup ksh tau aj.. gk ush nyolot gtu.. pkk nyruh brcermin sgala!
      Pemahaman org beda2 gan.. itulah gunax di posting kyk gni.. biar bisa saling ksh tau..
      Emg bnr tidak ada yg sempurna.. tp kita punya hak menyampaikan pendapat kita.

      Hapus
  15. Anonim17:36

    kalau acara yuk sahur bareng bagaimana,banyak lakon dan pemain yg bukan islam ngajak saur

    BalasHapus
  16. Anonim08:04

    Biasalah..namanya juga sinetron yg lagi naik daun,pasti banyak yang menyoroti keburukannya dan mencari-cari kesalahannya..sebaiknya klo mau komentar,langsung k orgnya aja.jgn publish or berkoar-koar d media..kesannya seperti memprovokasi.ingat,hidup itu ada PRO dan KONTRA..

    BalasHapus
    Balasan
    1. Anonim12:47

      Lw orgx tetanggaan seh pasti lgsg gan! Pikir realistis!

      Hapus
  17. nih seru tukang bubur naik haji keren kowokwokokwkowkow

    BalasHapus
  18. Anonim08:03

    Goall setting film it sbnrna apa?
    Nilai jeleknya apa baiknya.
    Kalo nilai baiknya kenapa , si haji Muhidin jahat mulu.
    Itu mah ngajarin orng yg nntn supaya jahat walaupun uda naik haji. Parahh..

    BalasHapus
    Balasan
    1. Anonim09:08

      Klo semua pemainnya baik gk akan rame dong sinetronnya..
      klo udah tau pemerannya jahat kenapa diturutin sikapnya ??
      Lagian emangnya gk bisa ngbedain mana yg patut di contoh dan mana yg tdak patut d contoh??
      makanya ditayangin sinetron TBNH itu mungkin biar bisa membedakan mana yg benar dan mana yg salah positif thinking aja

      Hapus
    2. setuju ane ama agan di atas ane, sinetron ini adalah sinetron yg paling pantas ditonton diantara semua sinetron yg tayang di Indonesia. tanya kenapa???
      karena di TBNH, menggambarkan semua watak anak2 manusia yg kerap kita temui di kehidupan nyata, ada yg baek, ada yang jahat.
      ada haji baek, ada haji jahat, ada ibu yg baek, ada ibu yg jahat, ada istri baek, ada yg jahat, begitu seterusnya..
      Nah...tinggal kita yg punya akal pikiran yg sehat aja memilah mana yg patut ditiru, mana yg gak...bahkan anak gw aja (umur 4 thn) tau kalo H. Muhidin itu jahat, n anak gw gak pernah tuh ngikut2tin omongan kasar yg diperankan...
      kalo buat anak2, apapun sinetronnya, tetap harus ada pendampingan dari orang tua, jd mau anak kita baek atw gak, bukan 100% pengaruh dari sinetron, tapi gimana orang tua mendidik n menjelaskan apa yg ditonton anak2...
      so, menurut gw, lanjutin TNBH sampe 2000 episode kalo perlu, kalo bisa tiap episodenya bahas ttg 1 ayat Al-Qur'an atw hadist, biar penonton jg ngerti ama kitab suci umat Islam ini

      Hapus
    3. Anonim08:21

      Nma nya jga cerita psti ada alur nya,bgtu pn dgn tbnh psti ada alur nya jika tokoh hj.muhidin sering bgt jahat toh ending nya dia juga yg kena batunya..
      Yg jelas sh tbnh ini menddik spya kita jngn punya sifat kya tokoh hj.muhidin krna ending nya pasti sllu aja ada balasan nya

      Hapus
  19. Anonim19:04

    Mmg menyesatkn tuh sinetron, udahan aja.. Org yg gak ngerti syariat aja tau critanya dah ngelantur. Pembodohan massal.

    BalasHapus
  20. Anonim01:20

    kg tuh dya kg mystkan

    BalasHapus
  21. Anonim06:36

    Sinetron TBNH bgus kok,,, ku sukaa,,,,yg gak sk, ya udh gak ush nntn,,, gtu aja kok repot,,,,

    BalasHapus
  22. Anonim18:19

    Tidak usah ditonton saja, buat sendiri sinetron yg berkualitas

    BalasHapus
  23. Anonim09:41

    PA yang sering di sebutin si kardun itu apa sih artinya...(jujur kagak ngarti)

    BalasHapus
  24. Anonim03:35

    Buatan manusia itu gk ada yg sempurna bro, yg terpenting kita bs ambil sisi positifnya, kmdn buang hal2 yg mnrt kita tdk baik. Sbg manusia berakal, tentu masing2 sdh punya auto filter diotak hal2 yg bs membedakan itu semua.

    Yg cuma bs liat negatifnya sj dan bsnya cuma ngritik tayangan yg bnyk hikmhnya ini, pasti hobbyna nonton dangdut koplo wkwkwk

    BalasHapus
  25. Anonim04:59

    Allah itu Maha mendengar bahasa apapun ttg faseh & tdk fasehnya org membaca atau mengucapkan kalimat . Sinetron bukan pengajian, kalau anda mau ngaji ya cari ustadz yg benar kalau blm mantap ya ke arab sekalian dsana orgnya pasti faseh bhs arab. Jaman skrg tu banyak skl org pergi haji hanya piknik doang karena pengen punya embel2 H didepan nama, padahal akhlaknya.... ?

    BalasHapus
  26. anggi08:35

    intiny semua cari pupuler, mau sesat, mau menyimpang dari islam, mana peduli artis,,, yang penting terkenal, naifnya lagi kita yg nonton mengidolakan orang berbuat dosa.

    BalasHapus
  27. Udh jlas acara televisi di Indonesia ini gag mendidik, bkn hnya dari sinetronny doank, acra lwakan jg gag mendidik jlk2in org lain biar lucu, parahny lagi acra musik, suara bgs gag, malah yg lain yg ditonjolin, apalagi siaran beritanya isinya korupsi mulu, seramnya lagi klo udh film horor, bkn hantunya yg seram tpi pemeranny. Tapi knpa ya acara siraman rohani malah ditanyangin pagi2/subuh, siapa coba yg nonton, orang2 pada sibuk masing2 buat beraktivitas.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Anonim05:27

      very very very like this comment...

      Hapus
  28. Udah tau kQ acara2 tv di Indonesia gag ad yg mendi2k, bkn hanya dri sinetronny aja, acara2 lain jg gag mendidik, exp : acara lawakan, lucu gag mlh jlk2in org lain, acara musik jg gtu, suara bgs gag, mlah yg lain yang dtonjolin, smpe2 siaran berita jg gag mndidik, korupsi mulu yg dibahas, yg lbh nyeramin lgi ne, film horornya, bkn hntunya yg seram, tpi pmeran wnitanya. Mending lagh nnton laptop si unyil..

    BalasHapus
    Balasan
    1. hehehe benar sekali mba' dan sebenarnya hal ini adalah tantangan buat semua muslimin dan muslimat

      Hapus
  29. anonim23:53

    kalo ada yg ngomong kaya gitu cuma orang bego naik haji hukumnya sunah banyak orang yg belom naik haji

    BalasHapus
  30. anonim00:28

    eh bego itu namanya nggak menyesatkan tapi membenarkan

    BalasHapus
  31. Anonim07:25

    Orang indonesia itu kbanyakan bisanya cma ngritik,...
    Yg kreatif dunkkk.....

    BalasHapus
    Balasan
    1. Klau kritikannya membangun kan gk ada salahnya to

      Hapus
  32. Anonim07:55

    Pak produser saya adalah penonton setia.ya sya sih cm bs ambil yg positifny aja kan kta sma jg msh sma2 belajar,sma pmainyakan hny mncb mnympaikan yg mrk ketahu.oy yg pntg sy cm mo blg akhir2 ini sy agak mls nntn lg kr sy gk cocok aja lw boz romlah ma dokter fahmi.kan lbh cocok ma raihan.filmny jd gk seru tetangga sy jg jd pd mlz.ya cm gr2 boz romlah g jd ma raihan...y mklmlah perasaan ibu2..........klw d dgr y alhamdulilah.lw ga ya syg aja.jd mlz

    BalasHapus
  33. Anonim08:12

    Pk sutradara sy sbtlny ska ntn TBNH. Ya yg baik bs d contoh.dan yg jelekpun bs buat ksh tau ankku "yg itu bener"yg itu g bolehya nnti Allah marah"kan bs jd manfaat toch!!!d dunia inikan g da yg 100% smua brakhlak mulia dan bnar ya kan.tp ni lo pk sutradara yg bkn akhir2ni sy mlz nntn mslh boz romlah koq jd g seru masak jd ma dokter fahmi.lbh cocok ma reihan gtu. Jd nntnny g seru reihanny hilang.bang sulam hilang.ya itu sih mnrt sya dan tmn2serta ttngga mklm ibu2......tlg dong pk dkter fahminy aja yg hilang reihanny kmbli lg jd ma romlah.y syukur2 lw tanggepin ma pk sutradara sich mksh y.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Anonim19:00

      Komplain ja sono ke crew nyaaa

      Hapus
  34. Anonim22:22

    Suka atau Tidak Sinetron Tukang Bubur Naik Haji adalah Gambaran Ummat Muslim di Indonesia ...

    BalasHapus
  35. kalau cucapa dhuhur menjadi zuhur itu sepertinya dilakukan oleh semua orang di Jawa Barat dan sekitarnya (walaupun itu salah), Zainudin NZ saja juga mengucapkan lafadz spt itu, mungkin itu lidah penduduk sekitar situ, saya punya kenalan org Jepang yang muslim, dia mengucap bismillah dengan ucapan bismirrah (lidah org Jepang sulit utk huruf L). Yg jadi masalah adalah skenario yang tidak pas dan sepertinya banyak menonjolkan bahwa martabat seseorang diukur dari berapa kali dia berhaji. Kemudian ada kawin kontrak antara Romlah dan Kardun, barang kali sutradaranya adalah Syiah.

    BalasHapus
  36. Priska.07:54

    Kita ini manusia yang dberi akal untuk berpikir, sebetulnya kita pasti tau yang mana yang bisa diambil sisi positipnya. kalau menurut kita baik ya ambil hikmahnya, buat pelajaran untuk kita kedepannya, kalau dianggap kurang baik tetap jadikan sbg pelajaran, ga ada salahnya mengambil hikmah dari setiap kejadian yang ada.
    Kalau sy pribadi, cukup appreciate sj terhadap pembuat film, toh niatnya mmg utk entertain. Pandai2 saja mengambil hikmah. trmakasih.

    BalasHapus
  37. Anonim17:14

    klo gk sk gausah di tonton goblok

    BalasHapus
  38. Anonim09:55

    yang baik ambil...yg jelek jadi pelajaran supaya gak dilakukan..."kesempurnaan milik Allah.."...bagaimana kita tahu yg bagus...kalau gak tahu yg jelek?....

    BalasHapus
    Balasan
    1. Anonim06:26

      Saya setuju, ambil yang baiknya Dan yang buruknya gk usa di contoh. Kn setiap manusia di beri akal untuk berfikir.

      Hapus
  39. Anonim21:12

    Dulu saya suka dengan sinetron ini tapi sekarang saya benci sinetron ini soalnya Rumana dan Robby tidur 1 ranjang waktu di Episodenya kan mereka bukan muhrim

    BalasHapus
    Balasan
    1. Itu Cuman Skenario Keless...

      Hapus
  40. Anonim07:56

    Betul...kita ambil baiknya,dan yg ndak baik ya ndak dicontoh,tapi jangan distop donk sinetron ini,baru bulan2 ini ngeliat saya,saya suka sikap dr.fahmi yg dg tulus dan serius menikahi romlah janda anak 1,semoga masih banyak laki2 didunia ini yg seperti dr.fahmi..

    BalasHapus
  41. Anonim18:55

    semua itu tergantung kita

    BalasHapus
  42. Anonim22:58

    namanya juga main film, kan ada kameramen jadi gak bduaan juga, kalau kayak h. muhiddin mank sudah wataknya, so, kita jangan tiru kelakuannya yang gak baik

    BalasHapus
  43. Secara umum sinetron memang hanya kamuflase didalam melakukan tokoh/peran dan bila dikaitkan dengan agama Islam semua sinetron pasti tidak yang lulus didalam penilaian aqidah dan kaidah Islam karena semua itu hanya mencari nafkah belaka dan menyambung hidup.

    IKHWAN

    BalasHapus
  44. Secara global semua sinetron yang bernafas Islam tidak dapat dinilai baik karena didalamnya aqidah Islam tidak ada yang dipakai secara benar.
    sebagai contoh yang bukan mahromnya berduaan di satu ruang atau banyak hal lain yang menurut kaedah-kaedah Islam banyak yang menyimpang tapi semua berpulang kepada pelaku peran tersebut dan mereka berperan hanya mencari nafkah untuk menyambung hidup.
    IKHWAN

    BalasHapus
    Balasan
    1. saya sangat setuju dengan pendapat anda pak.
      namun sebagai sesama muslim dan untuk menjaga syari'ah dan pemahaman kaum awam sudah seharusnya kita saling menasehati dan saling mengingatkan

      Hapus
  45. Anonim18:14

    haduh haduh ....
    kalu kritik yang mengandung agama tuh di pikir2 dan di ketahui dulu dong secara jelas ... jangan gak ngerti apa yg di balik cerita dan di balik layar asal ngomong aja...

    BalasHapus
  46. Anonim18:22

    Wkwkwkwk.. Sinetronnya biasa aja ĸƠ̴̴̴̴̴̴͡.̮Ơ̴̴͡ќ.. Ga jauh beda ama yg film2 lainnya.. Yg "luar biasa" itu admin dan koment2 nya.. Dan ternyata di blog ini rating sinetronnya kalah jauh dgn koment2 dan adminnya..wkwkwkwkk..

    BalasHapus
  47. Anonim17:28

    bilang aja iri pada g bisa bikin film/sinetron,, paling g trpilih pas casting, trus sakit hati makanya langsung nyela seenak udelnya gitu,, wkwkwkwkwkwkwk :D

    BalasHapus
  48. Anonim07:22

    pak..buk..mas..mbak..
    Knp kalian smua repot?
    intinya klo gk suka ya gk usah nonton.
    Soal baik/buruk,benar/salah,udh ad yg menilai.
    Negara kita punya MUI,punya lembaga sensor jg..
    Slama sinetron ini ad..brarti it gk ad mAsalah. Otomatis film ini bsa dbilang dpt perstujuan msyarakat indonesia.
    So..jgn salahkan sinetronya klo istri,anak,atau kluarga sampean jd sewot.
    Itu pinter2nya anda mndidik kluarga anda.
    Kok sinetronya yg disalahin.
    1'hal ya.. 4' tetangga saya yg nasrani..bs masuk islam dgn tulus krn sinetron ini.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Anonim12:30

      Salahin admin aja mba doi penjahatnya

      Hapus
  49. Anonim07:31

    gara2 sinetron aja kalian pada ribut, klo kalian mmg sesama umat muslim, tolong saling mengingatkan, namanya juga manusia klo ada salah yah harap maklum, bukan bisanya menjudge sinetron ini ga ada nilai moralnya, sy mau tanya sama orang yg kritik ni sinetron,apa lo bisa buat sinetron. klo mmg mau kritik lebih banyak sinetron yg ga jelas dari sinetron ini,

    BalasHapus
    Balasan
    1. Anonim12:29

      Salahin admin kalo gitu gan yg bikin semua jadi debat

      Hapus
  50. Haji itu wajib bagi yg mampu gan, bagi yg tidak mampu bagaimana ? jgn asal nyemprot aja postingannya :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. muhammad zhafran@ kalau masih belum membaca jangan langsung komen. jangan memancing emosi orang lah!
      apa anda baca sampai pada kalimat Haji adalah rukun islam yang ke5.orang yang belum melaksanakan ibadah haji berarti masih belum sempurna islamnya apabila dia memang sudah mampu melaksanakan haji baik dalam segi ekonomi maupun jasmani.
      kewajiban haji itu bisa hilang/tidak mengamal lagi apabila ada unsur ketidak mampuan atau sudah pernah melaksanakannya.
      ? coba anda baca lagi tulisannya saya. dan kalau ada yang belum anda mengerti silahkan tanya saja, jangan asal nyemprot aja!!!!

      Hapus
    2. Anonim12:28

      Admin ko bales yg ini aja yg lain ga di bales kayanya si admin seneng nih kita berdebat utk hal yang ga terlalu penting iya kan min. Udah ga usah debat kalian ntar diktawain admin

      Hapus
    3. saya balas juga deh komentar anda.
      ada apa pak,mabk,dik aau apalah anda terserah, yang penting saya balas komentar anda, dan perlu anda tahu, bahwa saya hanya manusia biasa yg tidak luput dari salah dan dosa, jadi biasa aja kalau saya bisa salah jawab.
      benar kan?

      Hapus
    4. Anonim00:51

      Eh pemapar kebatilan yang sok suci lho gak punya otak + gila mabok /lho tu Anjing sih,,,,gw anak sutradara tbnh

      Hapus
  51. Haji itu kan wajib bagi yg mampu, lah gimana kalau yg tidak mampu ? coba jelasin mas

    BalasHapus
    Balasan
    1. Anonim12:26

      Adminnya diem tuh gan

      Hapus
    2. mampu itu adalah syarat dari terbebaninya kewajiban, berarti kalau tidak mampu ya tidak wajib.
      cuma nantinya ada hal yg kurang mengenai fadlilah, hal seperti itu bisa anda ketahui dalam amer al ashlu minal amri dan ya'tadlil faur, sedangkan mengenai fadlilah anda bisa lihat dalam hadits hadits yang menjelaskan fadlilahnya haji,umroh dan amal amal lain yang bisa dilakukan di makkah sana

      Hapus
  52. Anonim08:35

    Btul. Haji emang wajib,tp buat yg mampu. Klo gk mampu kn gpp, gk naek haji. Yg penting kn taat apa yg dprinthkan sm allah.

    BalasHapus
  53. Anonim01:54

    Saya suka nonton... tbnh ceritanya khdupan shri hari... dari pada sinetron lain yg isinya pcrn,balapan,ngmg bhsa alay... mna nyolot lagi... sinetron ni konfliknya sdrhna jd msk d akal... kl sinetron lain anak dibuang, anak hilang penculikan... tertukar wahhh ana ana wae... nama nya y acting kl maunya sesuai keinginan kita yo ga ada... g usah punya tipi ja... toh tiap hal baik q smpein suami dan beliau seneng yg jls
    Yg jlek y g usah d contoh...

    BalasHapus
  54. kenapa puluhan orang ngurusin sinetron. butuh banget topik buat dibahas yah...??

    BalasHapus
  55. yang benar itu sinetron tbnh yang buat blog ini salah.karena haji itu wajib bagi orang yang mampu tetapi akan lebih baik melaksanakan ibadah haji

    BalasHapus
  56. Amrillah Nadia@ makanya kalau baca itu dilihat dan pikir dulu. biar tidak asal ceplas ceplos kayak komentar anda anda ini.
    saya menyatakan haji wajib bagi yang mampu. kenapa anda salahkan?
    mikir dikit napa?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Anonim09:49

      gini loh..kan anda sbg penulis menyalahkan ustad zakaria ketika berbicara ke kardun kalau haji itu utk yg mampu, maka itu dibahas seperti di atas, kalau ada film / sinetron yg menurut anda tdk mendidik secara islami..ada baiknya anda sendiri aja deh yg buat film / sinetron sesuai kriteria anda..

      Hapus
  57. Anonim06:57

    Kayaknya sinetron ketika cinta bertasbih bs jadi inspirasi unt sinetron bernuansa islam...ada batas tanpa mengurangi kualitas

    BalasHapus
  58. Subhanallah, saya sependapat.

    BalasHapus
  59. Anonim06:32

    ADMIM KALU NGOMONG EJA DULU KATA KATA NYA. JANGAN ASAL JEPLAP KAYAK ANJING GONGONG GAK ADA LIDAH NYA . JANGAN MENYALAH KAN DULU LIAT ALUR CERITA NYA MAKA NYA NONTON JANGAN SETENGAH TENGAH JADI PLINTAT PLINTUT .... COBA PIKIR KATA KATA MU gak MASUK AKAL INI melakukan Haji bukanlah wajib,akan tetapi hanya lebih baik.. DI MANA DALIL NYA KALAU NAIK HANYA ITU WAJIB . TAU GAK ARTI hukum WAJIB . apa bila di kerjakan dapat pahala. apa bila di tinggal dapat dosa . ini hukum nya ......Betul apa kata kamu NAIK HAJI BAGI YANG MANPU . arti nya melakukan haji itu bukan W A J I B , akan tetapi lebih baik jika kamu bisa melaksakan nya , JIKA WAJIB MAMPU ATAU TIDAK MAMPU HARUS MELAKSANAKAN HAJI itu suatu KE HARUSAN entar miskin atau kaya haruss itu wajib ...BODOH MU KOK DI PELIHARA SIH

    BalasHapus
    Balasan
    1. Anonim18:56

      sipz saya setuju dengan anonim

      Hapus
    2. hehehe saya ketawa ketawa sendiri melihat komentar anda berdua.
      1. kenapa anda tidak memakai nama saja, biarnanti semua orang tahu siapa anda.
      2. anda belum pernah ngaji sama sekali ya?
      gini mas. wajib itu adalah sesuatu yang apabila dilakukan mendapat pahala, dan apabila ditinggalkan mendapat dosa.
      dalam hal wajib ada yang tetap dalam wajhul wajib ada juga taghyirun bil hal.
      contohnya shalat.
      shalat itu tetap wajib dikerjakan, baik kita waktu punya uang atau tidak, waktu sehat atau sakit tetap wajib melakukan shalat, walaupun tatacara shalatnya nanti tidak sama dengan tatacara shalat yang lazimah.
      tapi kalau haji masih dilihat keadaannya.
      sama dengan zakat.
      zakat wajib lo hukumnya, namun itu hanya wajib bagi mereka yang sudah mempunyai harta yang sudah mencapai nisabnya.
      lebih baik anda tidak usah berkomentar mengenai hukum agama kalau anda tidak mengerti, jangan jadi orang yang sesat dan menyesat atau bodoh dan membodohkan.
      kalau anda punya rasa malu silahkan tunjukkan sama para pembaca siapa nama anda dan mari kita melanjutkan perdebatan kita

      Hapus
    3. Anonim13:03

      Setuju mas admin!! Tuh yg komentar anak sd kali ya! Jadi msih bingung masalah gitu doang! Ampe ngakak baca komenx.. Wkwkwk

      Hapus
  60. kalau aku sih lebih suka nonton bal dari pada nonton sinetron hehehe
    mengatasi keputihan dan masalah kewanitaan

    BalasHapus
  61. Anonim08:04

    ya mending kalo ribut2 syariat yang paling aman ya nggak nonton, sinetron kok diributin...walah sing mbingungi siapa ini

    BalasHapus
  62. bukan cuma sinet ini. tp semua sinet jg begitu kan. misalnya peran suami-istri lg di kamar. di ranjang juga cuma duduk doang trus tidur nya juga gak nempel" kok. itu jg yg peran suami istri aja. kalo di sinetron lain? yg ceritanya bukan muhrim jg ada peluk"an dll kan? intinya, sinetron ini ada bagus dan jeleknya sendiri. tp bukan brarti sinetron ini 100% jelek. slalu ada hikmah yg bs diambil. sinetron ga cuma satu ini loh.

    BalasHapus
  63. Yang jlas smua sinetron n film indonesia it cmn hiburan semata,pintar2x kita aj membedakan baik dan burukx film n sinetron it,klu mnurut kalian udah nggk bnar tuh film n sinetron nggk usah di tonton lah,,susah bgt, gt aj kok repot...

    BalasHapus
  64. Anonim01:49

    gw suka koq ntn sinetronx seru lagi...........ambil aja sisi positifx beres kan ? toh itu juga buat hiburan .....

    BalasHapus
  65. Anonim08:01

    jg cuma menilai saja kesalahanmu banyak jg cuma omong gede g ada bukti blog siapa sich nieh taunya cuma bilang sesat otak lu tu sesat

    BalasHapus
  66. Anonim09:10

    Ini sinetron menurut ane kaya benalu,cuma nemplok sama judul yg nyentrik.liat aja benalu menjalar kemane-mane yg penting kenyang.sama ama jalan ceritanye.....lama2 pohonnya(dunia sinetron) mati.MUAK juga lama2 liatnye....mending semua pd sadar,ni sama juga ngebodohin masyarakat...

    BalasHapus
    Balasan
    1. kenapa di tonton kalo udah muak???

      Hapus
  67. Anonim18:16

    Dunia ini panggung sandiwara.. ceritanya mudah berubah... menurut saya cerita tbnh ini jauh lebih baik dibandingkan berjuta" sinetron yg pernah ada di indonesia.. kenapa? Karena sinetron ini benar" menggambarkan fakta berbagai sifat manusia.. tidak mudah membuat suatu tontonan yang di dalamnya juga memiliki unsur mengeritik seperti ini. Secara tersirat sinetron ini memberi pesan bahwa masih banyak manusia yang memiliki hati busuk. Bagi yang berhati busuk, diharapkan dapat tersinggung dan sadar atas sikapnya yang sama dengan peran jahat. Sebagai penonton yang di beri akal pikir dan nurani (mungkin) seharusnya bisa mengambil pelajaran dari berbagai sifat manusia itu, (dan berkata pada diri sendiri,termasuk yang manakah saya?) Tbnh dikemas dengan tidak berlebihan, tidak seperti sinetron di indonesia yang lain, yang melebih"kan situasi atau sinetron" remaja sekarang ini yang SANGAT MENYIMPANG dari kehidupan sekolah yang sebenarnya.

    BalasHapus
  68. ahmad17:20

    Sebagai penonton,seharusnya kita harus cerdas.jangan liat sisi negatif nya doank..klu gitu semua film/sinetron itu jelek donk.habis nya penonton nya gak cerdas.positif thinking..masa hanya salah dialog aja sampai dbilang menyesatkan...TBNH kan bkn film Arab.

    BalasHapus
  69. Kalau anda sekalian mau protes, silakan protes ke seluruh perfilman indonesia. Atau kalau gak jual lagi televisi. Udah jelas kalo film itu semuanya akting masih juga ditonton.Sebagai penonton islami seharusnya kita ambil hikmah baiknya saja. Jangan terlalu ditanggapi yang berbau sesat. Dan harap memberi bimbingan kepada anak2 bila ikut menonton

    BalasHapus
  70. Kalau anda mw protes silakan protes agar seluruh perfilman dilarang untuk tayang. Atau jual saja tv anda. Kalau mau dihilangkan, cabut dari akarnya. Sudah jelas yang namanya film semua orang berakting. Masih juga ditonton. Setidaknya sebagai penonton islami kita bisa mengambil hikmah dari tayangan tersebut bukan malah menjudge ini itu. Dan beri bimbingan kepada anak2 yang ikut menonton.

    BalasHapus
  71. kenapa musti pada pusing smua... perbaiki diri aendiri dulu deh...
    pencet remot ganti chanel kan gampang...

    BalasHapus
  72. gag ada kerjaan apa,, ngurusin kerjaan orang....
    kalo gag suka kenapa ditonton????

    BalasHapus
  73. Anonim09:02

    yang goblok udah jelas ya admin nya itu si Pemapar Kebathilan.( klu emang jago tunjukin nama lu sebenar nya } sok pemapar, kebanyakan nonton dangdut koplo ente...

    BalasHapus
  74. Kalo mau di sesuaikan dengan syari'at. Sebenarnya seluruh film itu harusnya tidak boleh ada. Kan wajah wanitanya cantik-cantik tuh. Kaliab semua yang ngerasa alim seharusnya g boleh tuh mandangin wajah-wajah pemain wanitanya. Bukan muhrim kalian kan? Jadi kali mau syariat jangan2 setengah2 habiskan ke akar-akarny kalo kalian mau jadi seorang mujahidin. Mujahidin g ada yang cuma celoteh doang yang ada di hujat nih sama orang-orang yang sok pinter seperti di atas.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Anonim13:06

      Setuju bgt sob!!

      Hapus
  75. Anonim06:24

    Sinetron Tukang Bubur Naik Haji persis Hadits Rasulullah tentang "Jiron" pelakunya H. Muhididn. Bunyi haditsnya begini : Seoramg sahabat Rasulullah s.a.w. bertanya, Ya Rasulullah sesungguhnya si fulan wanita itu dikenal termasuk yang rajin dalam shalat, shaum, dan shodaqoh, tapi dia menyakiti tetangganya dengan lisanya . Rasulullah menjawab dia adalah ahli Nar (H.R. Ahmad). Sinetron ini bisa dijadikan ajaran tentang AHLAQ, seperti yg diperankan H. Muhidin. A.H. Gantar Indramayu

    BalasHapus
  76. Sudah lah sesama muslim hrs berdamai tidak boleh pecah saling menghormati saling menyangi, ingat setan senang apabila sesama muslim itu berpecah belah dan saling menghujat

    BalasHapus
  77. Sudah lah sesama muslim tidak boleh menghujat saling menyangi, menghormati, setan paling suka jika islam pecah saling mengejek dan hancur jadi ingat islam harus jadi satu

    BalasHapus
  78. Anonim06:22

    Sudah sudah kalian gak sadar kalo gara2 ini saling mengejek saling menghujat?? Pokonya yang suka sama ini sinetron yang buruk2nya jangan ditiru yang baiknya boleh dijadiin contoh buat yang gak suka jangan coba2 nonton lagi cari acara yang menurut kalian bagus

    BalasHapus
  79. Anonim17:30

    Sinetron aja di perdebatin..klo suka sm sinetronya ya nonton, klo kagak suka ya nggak ush nonton.gitu aja repot!!!

    BalasHapus
  80. Anonim07:47

    nonton naruto lebih asik

    BalasHapus
  81. Fatur21:12

    Menurut Saya Sinet TBNH Itu positive dari sinet yg pernah saya tonton..

    BalasHapus
  82. sekedar nambahin saja klo sinetron itu sifat nya fiktif belaka ada pun kesalahan dalam cerita tersebut sudah wajar selama masih dalam norma2 agama kaum muslim wajib mengingat kan satu sama lain dan tidak di perboleh kan mencari2 kesalahan orang lain dalam arti suuzon kepada orang. klo menurut saya senetron yang relgi seperti tukang bubur naik haji itu sedikit banyak nya sanggat bermanfaat walau pasti juga ada juga kesalahan2 pengucapan kata2 atau adegan karna sinetron/fllm itu di buat oleh manusia yg tak luput dari kesalahan dan lupa. jadi inti nya kita sama2 nonton dan kita sama2 pelajari dari hikmah nya dan membuang sisi buruk nya,jadilah pemirsa yang baik itu sudah menjadi amal buat anda. trimakasih

    BalasHapus
    Balasan
    1. Anonim15:37

      Lah katanya suruh mengingatkan .kan memank ada salah bukan ncari salah.kritikan menddik it perlu.walau untk sinetron yg fktif.krna mski fiktif toh di tonton orang bnyak..dan buat yg merasa islam ga bgtu banyak pngetahuan hendaknya jg jangan lgsung hujat orang yg mngkritik tntang islam.sapa tau yg kritik ut mmng lebih pandai dr kita

      Hapus
  83. Anonim20:07

    Terlalu banyak sinetron (maaf) islam... saya yang bukan islam jadi ga ngerti apa2 kalo mereka sudah ngomong bahasa arab... mending buat yang bisa dinikmati semua agama aja.. yang penting temanya baik dan mendidik...

    BalasHapus
  84. astagfirullah, jangan berburuk sangka. hukum haji itu sunnah bukan wajib. liat aja di rukun islam yang kelima " naik haji bagi yang mampu ". dan kalo gk mampu y g usah. hum wajib di dalam islam yaitu jika dilaksanakan maka mendapat pahala dan jika ditinggalkan maka mendapat dosa . hukum sunnah di dalam islam yaitu jika dilaksanakan maka mendapat pahala dan jika ditinggalkan maka tidak mendapat pahala dan dosa. PAHAM ( PERINGATAN : sesuatu yang belum terlalu dipahami atau kita belum terlalu dalam tentang suatu perkara maka jangan langsung bertindak )

    BalasHapus
    Balasan
    1. Shihab23:57

      Muhammad@ namamu bagus, tapi sayang kamu itu kok dlallun mudlillun.
      بني الاسلام علي خمش itu mau dikemanain mad?
      kamu mau ngaji sama ulama' mana saja haji itu wajib hukumnya. bahkan ayat yang digunakan dalam Al-Qur'an juga termasuk dalam amer lilwujub dan juga masuk la yaktadlit takrar. kamu sudah mondok dimana?
      jangan jangan kamu ini aliran ldii ya?
      tidak usah bahas agama kalau otakmu enggak ada isi agamanya.
      terus terang aku sangat geram sama manusia yg sok tahu kyk kamu ini. menyesatkan orang lain aja.

      Hapus
    2. muhammad@ silahkan anda baca disini http://pemapar-kebathilan.blogspot.com/2016/09/jawaban-buat-komentator-diam-diam.html
      biar anda paham agama islam, jangan hanya nama saja muhammad

      Hapus
  85. Anonim00:25

    Lho smua ni hanya bisa ngeledek karya orang ,,lagi pula emang lho smua bisa buat sinetron yang lebih bagus dari sinetron ni,,,kamu tu smua yang ngeledek tu "ANJING"apa lagi tuh si "ANONIM" .,,,,

    BalasHapus
  86. Anonim00:29

    Lho smua bisa nya ngeledek n koment karya orang ajah,,,emang lho pada bisa buat sinetron yang bagus ,,heh lho pada denger ya yang buat skenario ama pemaennya tuh juga manusia tau gak,,,gw gak seneng ya sinetron ini di buat sma papi gw,,kalau gini lho smua ngeledek papi gw,,,gw akan aduin ini sma papi gw biar lho smua di tuntut ,,,ngerti,,,gak

    BalasHapus
    Balasan
    1. Anonim21:29

      gkgkgkgkgkgkgk

      Hapus
  87. Anonim00:32

    Eh sihab sihab pan kmu gila banget,,,

    BalasHapus
    Balasan
    1. Anonim11:24

      yg gila dan bodoh banget tuh loe
      makanya ngaji. pondok banyak kok enggak ngaji
      Terlalu
      قسم الجاهل
      يسال ويتبع العالم
      يكون نموسا

      Hapus
  88. Ganti judul jadi "the story of our lives" aja mungkin ya

    BalasHapus
  89. SAYA MENGUCAPKAN TRIMAKASIH ATAS KRITIK DAN SARAN ANDA SMUA,SMOGA KEDEPAN NYA,PER FLMAN INDONESIA KHUSUS NYA TKBNH MENJDI LEBH BAIK LAGI,TRIMAKSIH SAYA.H.KARDUN AT TAJIRUN:-D

    BalasHapus
  90. tiap orang beda kepala , beda isinya, beda pengalaman, beda tingkat ke ilmuan dan pemahaman , mohon masing2 pihak berkata bijak!

    BalasHapus
  91. mohon komentar dgn kata 2 bijak

    BalasHapus
  92. Anonim19:49

    pantek bano waang sadoe anjiang gadang

    BalasHapus
  93. inak_shaw20:18

    apa yg kt lht,yg kt dengar jadikan itu pelajaran,....yg baik menurut kt(islam)ikuti,yg salah jangan diikuti.Dampingi anak2 kt saat nonton tv ,jgn biarkan TONTONAN YG SALAH menjadi TUNTUNAN hidup! INTROSPEKSI diri...apakah sifatku seperti hmuhiddin?seperti kardun ? hanya kt yg tahu !

    BalasHapus
  94. Anonim18:43

    sholawatan disiklah.

    BalasHapus
  95. Anonim20:23

    Tbnh sinetron yg bagus menurut saya jadi semoga film spt ini sebaiknya ada terus sekalipun judulnya berbeda sebab jadi tontonan yg menjadi tuntunan.
    Masalah kritikan itu biasa, siapapun orangnya dan apapun adanya klo dicari cari ada saja.

    BalasHapus
  96. Maaf ya..... anda salah pengertian di rukun islam di sebutkan Naik haji bagi yg mampu, berarti hanya yg mampu sajalah yg di wajibkan utk naik haji... ngerti lu.... jngan asal ngomen aja lu... sok toy... kayak udah sempurna aja agama lo...

    BalasHapus
  97. Maaf ya... anda salah pengertian di dlm rukun islam di sebutkan naik haji bagi yg mampu, berarti hanya yg maampu sajalah yg wajib utk naik haji... ngerti lu.... jngan asal ngomen aja lu... sok toy... kayak agama lu aja yg sempurna...

    BalasHapus
  98. Maaf ya... anda salah pengertian di dlm rukun islam di sebutkan naik haji bagi yg mampu, berarti hanya yg maampu sajalah yg wajib utk naik haji... ngerti lu.... jngan asal ngomen aja lu... sok toy... kayak agama lu aja yg sempurna...

    BalasHapus
    Balasan
    1. maksud y bagi yang mampu tuh..yang udah siap lahir batin materi dan spiritual..kalo memang belum bisa kan ng dipaksakan tohhh..tapi kita harus tetep niatkan dalam hati berikhtiar mohon kepada Allah supaya kita bisa menunaikan rukun islam ke 5 itu...jangan dangkal gitulah...trus mba bilang kayak agamalu yg sempurna maksud y apa.. emang agama situ apa

      Hapus
  99. Anonim16:09

    Dia gag suka tbnh krna dia suka film ganteng2 asu dan film porno...
    Sesat dari mane cobak...

    BalasHapus
  100. Anonim05:36

    yang benar emang ustaz bukan ustad

    BalasHapus
  101. nyangkem ae lek gk seneng menengo gk ush nggawe artikel ky ngnu

    BalasHapus
  102. udah,,,udah,,, BAKAR AJA TV NYA !!!
    banyak Cing-Cong luh,,

    BalasHapus
  103. Masukkan komentar Anda...Mas n Mbak Admin Kan Bisa Lewat Jalur Email Atau Kantor Pos mengirimkan Kritik n Saran

    BalasHapus
  104. gue pengeen deh nih sinetron selesai... kapan selsai y

    BalasHapus
  105. Anonim15:41

    kritk it adalah baik..harusnya s.emua intropeksi..jangan menaggapi dg kemarahan.

    BalasHapus
  106. Anonim08:29

    Aduh ribut apaan kali. Film aja di ributin. Namanya jg sinetron mas bro..

    BalasHapus
  107. Tak nonton shoun the sheep sama upin ipin marsha malah terhibur

    BalasHapus
  108. anonim02:07

    Sembako larang geger ae mbahas sinetron

    BalasHapus
  109. anonim02:08

    Sembako larang geger ae mbahas sinetron

    BalasHapus
  110. satu saja pertanyaan untuk penulis atau admin......knapa ada tambahan dalam rukun islam terutama rukun islam ke 5 naik haji (BILA MAMPU)dan apa artinya "MAMPU"....apa saja kriteria mampu tersebut......jika memang itu "WAJIB" dalam islam knapa ada tambahan naik haji (bila mampu)....

    BalasHapus
    Balasan
    1. Silahkan anda baca saja disini pak http://pemapar-kebathilan.blogspot.com/2016/09/jawaban-buat-komentator-diam-diam.html
      insya allah anda bisa faham bagaimana itu syari'ah islam.

      Hapus
  111. Anonim02:25

    HAJI ABANG??? HAJI IJO? HAJI BIRU? haji abu-abu kalee

    BalasHapus
  112. Anonim15:46

    jangan banyak komentar,,apalagi sampe menghina...!!!
    manusia tidak ada yg sempurna brow,,gk usah pada banyak omong,,gk usah pada ngurusin org lain,,urus ja diri sendiri,,kaya udah pada bener aja pake ngomentari hidup org lain..

    BalasHapus
    Balasan
    1. Anonim08:56

      begitu juga dengan kamu bro, gak usah banyak ngomong nyuruh orang diam, memangnya kamu sudah lebih baik dari yg bicara?
      Diam tatkala ada kemungkaran itu bagaimana hukumnya?
      Bodoh dipamer!!!

      Hapus

mohon berkomentar yang baik.
terima kasih sudah berkunjung dan atas komentar anda.